Spam: Where It Came From and How To Avoid It
Spam sering juga disebut junk mail, unsolicited mail or unwanted email. Dari julukannya tersebut sudah dapat menjelaskan apa arti kata 'spam' itu sendiri.
Bagaimana sih kok bisa anda menerima spam? Secara tidak anda sadari, alamat email anda sampai ke tangan spammer. Biasanya sekali alamat email anda jatuh ke tangan spammer, mereka akan menjualnya ke spammer lain, yang mengakibatkan inbox anda penuh dengan spam.
Kok bisa alamat email anda sampai ke tangan spammer? Ada beberapa kemungkinan, antara lain:
1.Alamat Email Anda Ada di Internet
Mungkin anda pernah menulis iklan online, atau mencantumkan alamat email anda di salah satu web, bisa juga di forum-forum diskusi ataupun di mailing list.
2.Bisnis Yang Tidak Jujur
Pernah mengisi data diri anda termasuk alamat email di secarik kertas survey? Atau pernah mendaftarkan diri ke suatu komunitas online? Pastikan anda tidak memberikan alamat email anda ke tangan yang salah, baca dengan seksama aturan mainnya, apakah tercantum dengan jelas maksud dan tujuan mereka mengumpulkan alamat email? Bisnis yang tidak jujur dapat dengan leluasa menjual database alamat email yang mereka miliki ke para spammer.
3.Menebak Alamat Email
Sekarang ada suatu alat untuk mengumpulkan nama-nama domain di internet. Lalu para spammer dapat menebak-nebak alamat email di domain tersebut seperti: admin@domain.com, support@domain.com.
Bagaimana Menghentikannya?
Jika anda sudah menerima banyak email spam, anda dapat menggunakan filter dari email software anda. Jika anda dapat mem-blok pengirim email, anda dapat memblok pengirim email setiap anda menerima email spam. Tapi sebenarnya cara ini pun kurang efektif, karena para spammer dapat dengan mudah mengganti email mereka.
Beberapa penyedia email pun menggunakan anti spam filter di server mereka, tanyakanlah pada ISP anda.
Jika anda tidak menemukan layanan anti spam untuk email anda, anda dapat menggunakan jasa pihak ke 3 untuk membuat email anda bersih dari spam.
Bagaimana Menghindarinya?
Miliki lebih dari satu email account. Satu untuk anda sebarkan ke teman-teman anda (keep this one free of spam). Satu lagi anda gunakan setiap kali anda perlu mengisikan alamat email di internet termasuk bergabung di forum online dan mailing list, lebih baik menggunakan jasa layanan email gratis untuk yang satu ini, karena mereka biasanya memiliki anti spam yang bagus seperti yahoomail dan googlemail.
Berhati-hatilah dan pelajarilah dengan seksama sebelum anda memutuskan untuk bergabung dalam suatu komunitas online / situs web. Anda bisa membaca bagian user agreement, apakah mereka menjunjung tinggi anti spam dan berjanji tidak akan menjual alamat email anda pada orang lain? Apakah mereka menjelaskan dengan detil dan pasti apa yang mereka lakukan dengan alamat email anda?
Untuk bacaan lebih lanjut dan referensi ke alat-alat antispam, silahkan klik di sini.
Bagaimana sih kok bisa anda menerima spam? Secara tidak anda sadari, alamat email anda sampai ke tangan spammer. Biasanya sekali alamat email anda jatuh ke tangan spammer, mereka akan menjualnya ke spammer lain, yang mengakibatkan inbox anda penuh dengan spam.
Kok bisa alamat email anda sampai ke tangan spammer? Ada beberapa kemungkinan, antara lain:
1.Alamat Email Anda Ada di Internet
Mungkin anda pernah menulis iklan online, atau mencantumkan alamat email anda di salah satu web, bisa juga di forum-forum diskusi ataupun di mailing list.
2.Bisnis Yang Tidak Jujur
Pernah mengisi data diri anda termasuk alamat email di secarik kertas survey? Atau pernah mendaftarkan diri ke suatu komunitas online? Pastikan anda tidak memberikan alamat email anda ke tangan yang salah, baca dengan seksama aturan mainnya, apakah tercantum dengan jelas maksud dan tujuan mereka mengumpulkan alamat email? Bisnis yang tidak jujur dapat dengan leluasa menjual database alamat email yang mereka miliki ke para spammer.
3.Menebak Alamat Email
Sekarang ada suatu alat untuk mengumpulkan nama-nama domain di internet. Lalu para spammer dapat menebak-nebak alamat email di domain tersebut seperti: admin@domain.com, support@domain.com.
Bagaimana Menghentikannya?
Jika anda sudah menerima banyak email spam, anda dapat menggunakan filter dari email software anda. Jika anda dapat mem-blok pengirim email, anda dapat memblok pengirim email setiap anda menerima email spam. Tapi sebenarnya cara ini pun kurang efektif, karena para spammer dapat dengan mudah mengganti email mereka.
Beberapa penyedia email pun menggunakan anti spam filter di server mereka, tanyakanlah pada ISP anda.
Jika anda tidak menemukan layanan anti spam untuk email anda, anda dapat menggunakan jasa pihak ke 3 untuk membuat email anda bersih dari spam.
Bagaimana Menghindarinya?
Miliki lebih dari satu email account. Satu untuk anda sebarkan ke teman-teman anda (keep this one free of spam). Satu lagi anda gunakan setiap kali anda perlu mengisikan alamat email di internet termasuk bergabung di forum online dan mailing list, lebih baik menggunakan jasa layanan email gratis untuk yang satu ini, karena mereka biasanya memiliki anti spam yang bagus seperti yahoomail dan googlemail.
Berhati-hatilah dan pelajarilah dengan seksama sebelum anda memutuskan untuk bergabung dalam suatu komunitas online / situs web. Anda bisa membaca bagian user agreement, apakah mereka menjunjung tinggi anti spam dan berjanji tidak akan menjual alamat email anda pada orang lain? Apakah mereka menjelaskan dengan detil dan pasti apa yang mereka lakukan dengan alamat email anda?
Untuk bacaan lebih lanjut dan referensi ke alat-alat antispam, silahkan klik di sini.
Labels: Email

